Eat / Friends

Restoran Alam Sari : Makan enak di Cikarang

Kalau anda sering wira-wiri di  jalan Tol Jakarta-Cikampek, ketika melintasi KM 37 mata anda mungkin pernah menangkap sebuah tulisan “Restoran Alam Sari”. Dari dulu saya penasaran dengan restoran yang jika dilihat dari jalan tol mempunyai banyak saung di pinggir danaunya ini. Akhirnya Kamis  malam di penghujung September yang lalu, saya dan tiga orang teman kantor sepakat menjajal restoran tersebut.

Restoran Alam Sari terletak di Kawasan Kota Delta Mas. Jika anda datang melalui rute jalan tol baik dari arah Jakarta maupun dari arah Cikampek, ambil arah keluar di Cikarang Pusat. Selepas gerbang tol, belok ke belokan kiri pertama, setelah itu tinggal mengikuti papan petunjuk yang ada. Dari luar restoran ini nampak tidak luas, namun setelah masuk, ternyata di bagian belakang terdapat beberapa saung-saung untuk tempat makan lesehan yang terletak di pinggir danau.

Saya dan teman-teman memilih untuk makan di saung. Entah karena sudah lapar berat atau tergiur melihat menu-menu yang terdapat di buku menu dengan kalap kami memesan sate maranggi, capcay goreng, sop buntut goreng, sop iga sapi, gurame asam manis, cumi goreng tepung dan pepes jamur hanya untuk kami berempat :D

Layanan di sini lumayan cepat. Untuk ukuran restoran yang malam itu saung-saungnya terisi semua oleh pengunjung dan pesanan kami yang banyak itu, pesanan kami datang dalam waktu tak sampai 45 menit.

Dulu saya penggemar sambal, sayang sejak saya terkena GERD, terpaksa mengistirahatkan lambung dari gempuran sambal favorit. Jadi, ketika sambal ini datang ke meja, tidak berani saya colek sama sekali hehehe…Cukup saya lihat dan foto saja :)

Cuma bisa menatap nanar sambal ini :(

Awalnya mau pesan cah kangkung, tapi karena kangkung masuk dalam daftar hitam makanan pantangan saya, akhirnya teman-teman yang lain mengalah dan kami pun  memesan capcay goreng :D Menurut saya capcay-nya terlalu gurih, mungkin terlalu banyak menggunakan penyedap rasa. Duh, penyedap rasa juga sebenarnya termasuk dalam daftar pantangan, tapi ya sudahlah…

Capcay gorengnya terlalu gurih

Saat memesan gurame asam manis ini, saya minta saus asam manisnya dipisah, supaya saya bisa mengambil ikannya saja yang belum tersiram saus. Lagi-lagi karena GERD, saus baik saus tomat maupun saus sambal masuk dalam daftar pantangan saya. Porsi gurame asam manis ini lumayan besar untuk empat orang. Ikannya garing. Saya dan Mbak Lingling dengan semangat mempreteli setiap daging yang ada hingga hanya menyisakan tulang belulang gurame malang ini :D

Gurame asam manis yang saus asam manisnya dipisah :)

Sate marangginya enak banget. Tapi saya hanya makan dua tusuk, tidak berani banyak-banyak. Selain sebenarnya saya menghindari makan daging merah, sate ini berbumbu kacang. Yak, satu lagi pantangan untuk orang GERD adalah kacang. Ugghh…pelanggaran lagi deh gara-gara saya makan sate maranggi ini ;)

Sate maranggi yummy

Rasa kuah sop buntut ini sebenarnya enak, tapi saya lupa pesan jangan pakai merica, karena sudah kepalang dipesan, terpaksalah saya hajar aja sambil berdoa semoga GERD saya tidak kumat gegara merica. Sementara buntut gorengnya lembut dan tidak terlalu banyak ototnya.

Sop buntut goreng

Selain sop buntut goreng, kami juga memesan sop iga sapi. Sama seperti sop buntut goreng, lupa juga pesan tidak pakai merica. Kalau cumi goreng tepungnya crunchy di luar namun lembut di dalam. Enak!

Sop iga sapi, cumi goreng tepung, lalapan

Menu unggulan “favorit & kasohor” dan nasi

Menu masakan khas Sunda, pepes & ikan

Menu aneka sambal & ayam/bebek/burung dara

Menu kepiting, cumi , udang

Menu minuman dingin

Menu juice, mix juice, milk shake/float, hot drink

Kalau minuman sih saya tidak bisa komentar, karena sejak kena GERD, saya hanya bisa minum air bening/air mineral yang tidak dingin. Jadi waktu makan di sini ya saya hanya memesan air mineral dalam kemasan. Saya sudah tidak bisa minum minuman bersoda, teh, kopi dan minuman dingin. Pernah saya uji coba beli juice alpukat, yang ada setelah minum juice kepala saya langsung keliyengan :(

Oya pepes jamurnya tidak sempat difoto karea keburu ludes. Jenis jamur yang dibuat pepes adalah jamur kancing. Saya hanya icip-icip sedikit karena rasanya pedas. Sebenarnya sih tidak terlalu pedas jika kondisi saya masih sehat seperti dulu tapi untuk ukuran lambung saya yang bermasalah, rasa pedas yang tidak seberapa ini bisa bikin GERD saya kumat, hiks.

Berhubung kami datang di malam hari, jadi agak malas untuk mengambil foto-foto suasana saung dan sekitarnya. Next time kalau datang ke sini lagi di siang hari, saya akan menyempatkan untuk foto-foto suasana di Restoran Alam Sari.

Hampir enam tahun saya tinggal dan bekerja di Cikarang, tidak banyak pilihan tempat makan yang recommended di sini. Nah, Restoran Alam Sari ini salah satu yang menurut saya recommended dari segi rasa maupun harga.

Oya, jika ingin menjajal restoran ini persiapkan uang tunai yang cukup, karena di sini tidak bisa melakukan pembayaran dengan kartu debit maupun kartu kredit.

Jadi buat anda yang tinggal di sekitaran Bekasi dan Cikarang atau mungkin sering melewati rute jalan Tol Jakarta-Cikampek, tempat ini bisa menjadi salah satu alternatif tempat makan yang ciamik.

About these ads

4 thoughts on “Restoran Alam Sari : Makan enak di Cikarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s